Kebisuan
Ketika dunia turut membisu Mengapa kau butakan mata? Tulikan telinga? Bukannya melihat dan mendengar alam berbicara Kau malah terdiam dalam selaput kosong Haruskah itu? Takut bukan teman Rindu bukan pula untuk dilawan Lalu kenapa kau tidak lantas bergerak? Hanya menggapai udara kosong Dikepung rasa enggan, didesak Logika mungkin berdiri tinggi Namun hati tidak lantas menurut diam Lepaskan saja Biarkan kalimat-kalimatnya melenggang keluar Bukan waktunya rasa takut menjadi juara Pecahkan saja kebisuan itu, jangan larut Cerita ini belum waktunya diakhiri