Malamku
Malam adalah waktuku Hingar bingar, hingar bingar, hingar bingar, lalu hening Sederhana yang sempurna, sempurna dalam kesederhanaan Kerlap-kerlip, bintang Kerlap-kerlip, lampu Bebas berbahasa, bebas merasa Bebas berbicara, bebas tertawa Karena semua mata telah sayu Karena semua hati telah layu Dan yang tersisa hanya aku Siapa itu 'aku'? Tidak ada yang tahu Pun diriku Apalagi kamu Malamku memiliki irama Sunyi. Lalu irama detik, detik, detik jarum jam mengalir Sepi. Lalu irama detak, detak, detak jantung mengiringi Senang? Tentu, sekalipun senangku ilusi Sedih? Tidak, sekalipun sedihku adalah fakta Bukankah ini waktunya bermimpi? Mengapa masih terjaga?