Posts

Showing posts from April, 2018

Mau Apa?

Insan meracau sumbang Memenuhi detiknya dengan kidung Sumbang tanpa jiwa Atau memilih gunjingan Mengagungkan berita basi Sebagai kudapan di petang hari Tegangnya urat nadi siapa peduli Di kepalanya orang lain tak punya telinga Ada-ada saja Tawaku tercekat cemooh halus jadinya Yang mengalun menyelinap Berbentuk remehan receh Tiada gentar dalam nadiku Jika dia cintaku, lalu mau apa?

Perempuan

Perempuan, yang riuh dengan pikirannya yang tidak kamu mengerti Resah yang disembunyikan dalam riangnya canda Rasa yang ditebas sampai meranggas namun tetap berkeras tinggal Rindu yang sekuat tenaga ia halangi sekalipun harus dikalahkan senyummu Namun, doa-doanya senantiasa melangit Perempuan,  dengan riuhnya sendiri.