Posts

Showing posts from October, 2015

Jatuh

Jatuh sudah. Kalah telak. Bukan retakan, tapi serpihan Menyelaminya lagi? Sulit Terlalu erat digenggam, tanpa mencecap kebebasan Lalu tergelincir, pecah Warna-warna pudar yang beranjak hilang Sedikit lagi akan berakhir Kilauan multiwarna dan sejuta bahasa Pelan-pelan terhapus senyum pagi hari Bukan inginku Sebentar lagi akan tiba waktunya Mata melihat kecewa Namun hati mati rasa Dipadamkan bersama asa-asa Seulas senyum pertama untuk mentari yang kelak menghapusnya

Lima Kata Cinta

Cinta itu Tuhan Behimpun ku sembari bersyair Kata orang itu doa Tak ku mengerti mengapa terucap kala nestapa saja Bahagia? Karena ini manusia Cinta itu orang tua Kecewa tak terbagi yang kutelan sendiri Namun dendam menciut Kasih menjadi semena-mena Berlabuh saja di hati, tanpa kompromi Cinta itu laki-laki Menawarkan kata manis Berbisik halus merdu meninggalkan rindu Atau mungkin hawa nafsu Yang saru Cinta itu sajak Wadah bagimu untuk mengenaliku Ya, aku. Yang bercinta melalui bahasa