Lima Kata Cinta
Cinta itu Tuhan
Behimpun ku sembari bersyair
Kata orang itu doa
Tak ku mengerti mengapa terucap kala nestapa saja
Bahagia?
Karena ini manusia
Cinta itu orang tua
Kecewa tak terbagi yang kutelan sendiri
Namun dendam menciut
Kasih menjadi semena-mena
Berlabuh saja di hati, tanpa kompromi
Cinta itu laki-laki
Menawarkan kata manis
Berbisik halus merdu meninggalkan rindu
Atau mungkin hawa nafsu
Yang saru
Cinta itu sajak
Wadah bagimu untuk mengenaliku
Ya, aku.
Yang bercinta melalui bahasa