Rela

Ragu.
Namun langkahmu tiada sayu, menuntun sepasang kakiku
Ke tempat dimana ketakutan itu bualan
Menentang kegelapan yang menjalar tak tahu diri
Yang merengkuhku dalam ketakutan tak berarti

Lalu kita satu
Melebur bersamaku, denganku
Tak adanya jarak tampak memikat
Pun segala pekat, terlihat menawan
Aku telah mengalah dengan rela
Dan kau tetap mencinta
Dengan tega, tanpa jeda


Kini aku berani
Denganmu, segala gundah menyurut mundur
Pun jika kau nanti meletakkanku
Dalam dasar segala luka
Maka aku akan rela
Mencinta memang pararel dengan duka lara, bukan?
Lagipula aku hanya ingin merasa
Bukan terpagut mengamati dari balik kaca

Comments

Popular posts from this blog

Malang

I'm Ready Again, 2019

Listen (Self Reminder)