Keruh
Aku meletakkan kepala di kedua tangan, mengistirahatkan diri dari dunia yang riuh dan pikiran yang bertambah keruh. Aku melepaskan diri dari belitan rasa yang tidak bermuara. Aku memilih memejamkan mata lalu menyapa jiwa. Membiarkannya bertumbuh dan berkembang sebagaimana dia harus. Menolak melenyapkannya dari rutinitas yang rusuh.
Senyap.
Berontak tidak lagi menarik, rahasia tidak lagi mengusik. Aku berdecak, kagum bagaimana sistem pengendalian diriku masih bertahan sampai detik-detik mulai retak.
Lalu aku tertidur.
Senyap.
Berontak tidak lagi menarik, rahasia tidak lagi mengusik. Aku berdecak, kagum bagaimana sistem pengendalian diriku masih bertahan sampai detik-detik mulai retak.
Lalu aku tertidur.