Dari Aku, Untuk Aku

Aku tau kamu lelah. Kamu jenuh. Kamu capek. Kamu sedang terbentur jalan buntu dimana-mana dan kamu sudah mati rasa. Aku tau melebihi manusia mana pun bahwa kamu sudah melewati banyak hari sulit dan pikiran yang terus ribut.

Hei, kamu berhasil melewati itu semua kan? Kamu jatuh, kamu luka, kamu sedih, berkali-kali, tapi kamu berhasil berdiri dan maju lagi meskipun harus dengan susah payah. Meskipun kamu perlu lebih banyak waktu untuk sekedar bangkit lagi, tapi toh, kamu tetap bangkit. Kamu berhasil meninggalkan itu semua di belakang.

Untuk diriku yang sudah berjuang sejauh ini. Mungkin tidak ada yang paham dan mendengarkanmu se-setia Allah, Tuhan Semesta. Semestamu. Tuhan yang lebih besar dari masalah-masalahmu itu. Meskipun kamu masih menjadi hambaNya yang belum membaik juga, tapi Dia tetap ada dan mengerti bagaimana kamu, apa inginmu, mana yang terbaik untukmu. Kenapa risau?

Untuk diriku yang mulai lelah dan hilang arah. Dude, you're strong. You passed those tough days. Kamu punya Allah, kamu punya dirimu sendiri, kamu punya doa, kamu punya orang lain yang pasti akan sayang dengan kamu beserta seluruh kurang dan lebihmu. Kamu bisa. Allah sudah berjanji untuk kasih 2 kemudahan dalam 1 kesulitan, apa lagi yang harus dikhawatirkan? Kamu tangguh, dan nggak ada yang perlu tau itu selain dirimu sendiri. Kamu pasti bisa untuk selalu bangkit kembali.

Terima kasih untuk kekuatan yang sudah kamu miliki sejak kecil. Terima kasih untuk tetap berusaha dan berjuang sebaik yang kamu mampu. Terima kasih untuk terus mencari semangat dimana pun kakimu berpijak. Terima kasih untuk tidak menahan beban sendirian tetapi memilih untuk melepaskannya dalam tangis, cerita, atau tulisan. Itu membuat segalanya semakin ringan dan mudah. Terima kasih sudah berusaha terus ingat Allah dalam setiap helaan nafas dan kesadaran.

Jangan berhenti. Kamu pasti bisa."

(Note : Ini rangkaian kalimat motivasi yang aku tulis untuk diriku sendiri. Well, this is what I called self-love. Jangan lupa menghargai diri sendiri dan berterima kasih kepada diri sendiri setiap hari, karena dirimu sendiri yang sudah mendorongmu untuk melangkah sejauh ini. Dibalik diri sendiri masih ada lagi : Allah. Berterima kasih sama Dia juga penting. Enough for today, love yourself too, guys ❤)

Popular posts from this blog

Malang

I'm Ready Again, 2019

Listen (Self Reminder)