Elegi
Kulepas kamu dengan sadar, satu-satunya harapan kala peliknya hari sedang unjuk gigi. Hampa kuijinkan berkunjung barang sejenak. Cukup singkat sebelum kulenyapkan. Kuputuskan berlari kepada sajak. Tidak lagi merajuk. Tidak lagi mengutuk.
Tidak akan lagi kupinta barang sekadar percakapan. Hadirmu seutuhnya kuasamu, kupastikan absenmu tidak lagi mengusik. Kusanggupi berdiri menantang sepi setelah ini. Maka, jadilah kuat juga.
Elegi ini kusudahi.